Artikel Pilihan

Prospek Usaha Budidaya Pohon Pinang di Indonesia #Part 1

Pohon Pinang merupakan salah satu tumbuhan dari kelompok Arecaceae yang mempunyai manfaat sangat banyak Sayangnya ada saja petani Indonesia yang belum menganggap tanaman ini sebagai komoditas utama.

Padahal dalam sekali produksi, pohon pinang dapat menghasilkan 50-100 buah pinang/mayang untuk buah pohon pinang yang berukuran besar, dan 150-250 buah pinang/mayang untuk buah yang berukuran kecil. Apabila hasil panen tersebut dijual di dalam maupun luar negeri, pastilah para petani bahkan pemilik lahan mendapatkan pemasukan yang banyak.

Pada tahun 2003, pohon pinang yang diekspor keluar negeri mencapai berat 77.126.347 kg/tahun dengan uang pendapatan sebanyak US$ 22.960.446. Dengan demikian kita ketahui bahwa melakukan budidaya pohon pinang menjadi prospek usaha yang bagus dan perlu perngembangan lebih lanjut dengan mengikuti perkembangan zaman.

Melihat prospek yang cukup menjanjikan tersebut membuat beberapa daerah di Indonesia banyak yang telah menanam pohon pinang dalam jumalah yang banyak dengan berhektar-hektar lahan. Adapun daerah-daerah tersebut adalah sebagai berikut:

ciri ciri pohon pinang

1. Provinsi Jawa Barat

Khusus daerah Provinsi Jawa Barat, pohon pinang telah menjadi produk perkebunan unggulan. Hasil dari budidaya pohon pinang yang melimpah menjadikan pohon pinang sebagai salah satu kontributor utama produk perkebunan dalam meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan rmasyarakat Jawa Barat. Hal tersebut didukung oleh kondisi geografis daerah ini. Beberapa lahan di Jawa Barat telah dibuka untuk perkebunan rakyat. Luas lahan yang dijadikan lahan perkebunan rakyat, terutama untuk budidaya pohon Pinang adalah 488.168 hektar.

Luas ini terdiri dari lahan perkebunan besar negara dengan luas 68.850 hektar, lahan perkebunan besar milik swasta dengan luas 488.168 hektar, dan lahan perkebunan milik swasta memiliki luas 364.685 hektar. Adapun SDM yang mengambil peran dalam pembangunan dan pengurusan perkebunan pohon pinang sebanyak 1.381.775 kepala keluarga, 5.543 kelompok tani, dan asosiasi komoditas perkebunan yang memiliki terdiri dari 10 orang.

Masih di Provinsi Jawa Barat, pada tahun 2017 masyarakat mendapatkan hasil produksi sebanyak 185 ton, dengan rata-rata produksi 404kg/Ha. Melihat potensi yang sangat besar tersebut maka dibutuhkan inovasi atau pembaharuan untuk memaksimalkan pemanfaatan biji pinang.

Baca Juga :

Biji pohon pinang dapat diolah menjadi berbagai macam produk pangan, sehingga mudah dikonsumsi oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Selain itu dengan mengolah biji pohon pinang menjadi produk pangan tertentu dapat memudahkan konsumen untuk memaksimalkan manfaat biji terutama untuk sektor kesehatan.
ciri ciri pohon buah pinang
Sumber: hellosehat.com


2. Sumatera Barat

Sumatera Barat juga memiliki lahan khusus untuk melakukan budidaya pohon pinang. Hasil penjualanan biji yang telah dipanen pasti mendapatkan pemasukan yang banyak. Namun sayangnya harga hasil panen tersebut dapat mengalami peningkatan maupun penurunan harga.

 Hal tersebut terjadi pada tahun 2018, dimana biji atau buah pinang dijual seharga Rp. 7100/kg. Padahal jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (tahun 2017)harga jual biji pohon pinang tembus diangka Rp. 18.300,-. Berdasarkan hasil penelitian dari Gabungan Asosiasi Petani Perkebunan (Gaperrindo) menyatakan bahwa terjadi peningkatan harga jual biji sejak tahun 2015.

Pada tahun 2015 sendiri, biji pohon pinang memiliki harga jual sebesar Rp. 11.600/kg. Sementara itu pada tahun 2016 harga biji juga meningkat menjadi Rp. 13.200/kg. Puncak peningkatan harga jual biji terjadi pada tahun 2017 dengan harga Rp. 18.300,-./kg.

 Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan jatuhnya harga biji pohon pinang. Faktor-faktor tersebut adalah jumlah permintaan oleh masyarakat terhadap biji pohon pinang. yang menurun, minimnya permintaan ekspor luar negeri dari negara tujuan ekspor.

Berdasarkan uraian tersebut dapat kita ketahui bahwa pengembangan produk yang memiliki bahan dasar buah atau biji atau daging buah dapat menjadi peluang bisnis khusus yang dapat menambah pundi-pundi rupiah. Ditambah dengan adanya berbagai manfaat yang terkandung di dalam biji atau buah membuatnya banyak dilirik oleh masyarakat.

Dengan demikian perlu dilakukan peningkatan kualitas produk dengan mengubahnya menjadi produk baru yang lebih menarik sehingga warga masyarakat dapat mengonsumsi dengan aman. Selain itu peningkatan kualitas produk dapat dilakukan dengan tujuan membantu meningatkan nilai ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat
ciri ciri pohon biji pinang
Sumber: agrofarm.co.id

Baca Juga :


Belum ada Komentar untuk "Prospek Usaha Budidaya Pohon Pinang di Indonesia #Part 1"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel