Artikel Pilihan

Mengenal dan Mengetahui Proses Bonsai Cemara Udang

Ciri Ciri Bonsai Cemara Udang

Berkebun adalah salah satu kegiatan yang sangat menyenangkan dan menyegarkan pikiran. Dengan berkebun, Anda bisa melihat berbagai macam jenis tanaman dan hewan yang ada di alam. Saat ini, sedang ramai dibicarakan mengenai tumbuhan Bonsai Cemara Udang.

Tanaman kerdil ini merupakan bentukan yang dihasilkan dari sistem pencangkokan. Apakah tanaman ini sama dengan jenis Tanaman Bonsai Serut? Sebenarnya apa itu Bonsai Cemara Udang dan bagaimana cara membuatnya? Bacalah penjelasan dibawah ini untuk mengetahui informasi mengenai jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Baca juga : Kenapa Harga Bonsai Beringin Bisa Mencapai Miliaran Rupiah?

Bonsai Cemara Udang

Ciri Ciri Bonsai Cemara Udang
Sumber: jatimnet.com
Cemara Udang merupakan salah satu jenis Tanaman Cemara yang paling banyak digunakan untuk Bonsai. Untuk alat yang digunakan untuk pembuatan Bonsai jenis ini hampir sama dengan yang lain. Ada dua jenis Bonsai Cemara yang harus Anda ketahui, yaitu :




1. Cemara Udang Kecil

Jenis tanaman cemara ini juga sering dikenal dengan nama Mame. Jenis Cemara Udang Kecil ini tidak banyak ditemukan secara sembarangan. Persebarannya sangat langka dan mungkin jika dijual dapat bernilai saat tinggi. Ukuran tanaman ini sekitar 25-50 cm.

2. Cemara Udang Besar

Cemara Udang Besar memiliki nama latin Large Bonsai Casuarina Equisetifolia. Tanaman ini persis dengan Tanaman Bonsai Serut, dimana usianya bisa mencapai hingga ratusan tahun. Akan tetapi, terdapat perbedaan diantaranya. Jika Serut adalah tumbuhan yang mudah ditemui di pekarangan dan alam bebas, Cemara Udang justru sangat sulit untuk didapatkan. Apalagi untuk Cemara Udang Besar diperlukan biaya dan waktu perawatan yang sangat besar.

Proses Pembuatan Bonsai Cemara Udang

Terdapat beberapa tahapan atau proses dalam membuat Bonsai Cemara Udang. Tahap demi tahap harus Anda lakukan untuk mendapatkan hasil Bonsai yang maksimal. Inilah uraian penjelasannya :

1. Proses Membuat Bibit Bonsai

Pada tahapan pertama, hal yang harus dilakukan adalah menemukan atau membuat Bibit Bonsai. Terdapat dua teknik yang dapat dilakukan pada tahap ini. Anda bisa mendapatkan bibit dengan cara langsung membeli benih pada petani tanaman.

Baca juga : Melihat Museum Bonsai Beringin Terkenal di Jepang

Dan yang kedua adalah dengan menggunakan teknik pencangkokan dan stek. Terdapat kekurangan pada teknik stek batang yaitu Anda akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mendapatkan bibit Bonsai Cemara Udang.

2. Proses Menanam Bakalan Bonsai

Proses menanam bakalan Bonsai merupakan pemindahan tanaman ke dalam tempat yang baru. Tempat baru yang dimaksud disini adalah pot atau polybag.

Dalam pemindahan tanaman, Anda harus sangat berhati-hati untuk memindahkan bagian tanaman secara keseluruhan. Terutama pada bagian akar Tanaman yang akan dijadikan Bonsai. Akar adalah salah satu hal intensif dalam hal pertumbuhan tunas-tunas baru tanaman Bonsai.

3. Proses Memilih Cabang

Selanjutnya adalah proses memilih cabang. Anda harus memperhatikan bagian batang dan daun. Lakukan pemangkasan sedikit untuk merapikan tanaman Bonsai. Tanaman Cemara Udang biasanya memiliki batang yang tidak searah. Untuk itu lakukan persamaan arah batang dengan menggunakan proses tahapan berikutnya.

4. Proses Membentuk Bonsai

Kawat adalah media yang digunakan dalam hal pembentukan Bonsai Cemara Udang. Setelah melakukan sedikit pemangkasan untuk perapian, bentuk dan kaitkan kawat pada bagian Tanaman Bonsai. Anda bisa membentuk sesuai dengan pola yang diinginkan sebagai arahan tunas baru untuk tumbuh.

5. Proses Memangkas Bonsai

Tahapan ini hampir sama dengan tahap pada pembahasan ketiga. Namun, terdapat perbedaan diantara keduanya yaitu mengenai batang tanaman. Jika di dalam tahap 3 adalah batang asli dari tanaman cemara, pada tahap 5 ini yang dimaksud adalah batang hasil dari tunas baru Bonsai Tanaman.
Lakukan sedikit perapian pada tanaman seperti memangkas sedikit batang yang terlalu panjang dan tidak sesuai dengan batang yang lainnya.

6. Proses Merapatkan Bonsai

Tahap akhir ini sering disebut juga dengan nama Pruning. Proses yang ada pada Pruning ini adalah melakukan pemotongan pada daun serta melakukan perapatan. Tujuan dari tahapan ini adalah untuk memperkecil ukuran dan juga merapatkan kelebatan daun dan ranting pada Tanaman Bonsai Cemara Udang.




Itulah penjelasan lengkap mengenai pengenalan dan pengetahuan Proses Bonsai Cemara Udang. Tanaman ini memang berbeda dengan yang lain seperti Tanaman Bonsai Serut.

Pembudidayaan pada tanaman jenis ini terus dilakukan untuk mencegah terjadinya kelangkaan seperti yang terjadi pada saat ini. Ketika Anda membuat Bonsai Cemara Udang usahakan tahapan di atas dilakukan dengan baik sehingga menghasilkan tanaman yang indah dan mengagumkan.

Baca Juga :

Belum ada Komentar untuk "Mengenal dan Mengetahui Proses Bonsai Cemara Udang"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel