Artikel Pilihan

Mengenal Pohon Pinus dalam Mitologi Dunia

Ciri Ciri Pohon Pinus

Pohon pinus adalah jenis pohon yang bisa dibilang purba. Ia sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Meskipun siklus pertumbuhannya bisa terbilang singkat, usia pohon pinus bisa mencapai ratusan, bahkan ribuan tahun. Pohon pinus tertua di dunia sendiri ditemukan di Taman Nasional Inyo yang terletak di Amerika Serikat, berusia lebih dari 5000 tahun. Pohon pinus ini berjenis bristlecone pine.

Dengan usia yang sudah setua peradaban manusia, pohon pinus tentu pernah menjadi bagian dari budaya-budaya yang ada. Ditambah lagi, pohon pinus bisa ditemukan di seluruh dunia, sehingga banyak sekali suku atau kebudayaan yang memiliki jalinan erat dengan pohon pinus. Legenda dan mitologi yang melibatkan pohon pinus, bisa ditemukan dalam wilayah-wilayah berikut ini :

Baca juga : Cara Merawat Pohon Pinus Agar Mudah Dibudidayakan

Yunani Kuno

Ciri Ciri Pohon Pinus
Sumber: wikipedia.org
Dalam mitologi Yunani kuno, dikisahkan hutan-hutan dan padang pasir adalah tempat tinggal bagi peri-peri hutan, penunggu pohon, dan dewa-dewa kecil, termasuk dewa bernama Pan. Di antara peri-peri hutan, tersebutlah yang bernama Pitys. Ia memiliki tugas untuk merawat pohon-pohon pinus. Pitys memiliki seorang kekasih, Boreas, sang dewa angin Utara. Boreas adalah sosok yang tinggi dan kekar, berkebalikan dengan Pan, dewa kecil yang gemar memainkan seruling. Pitys menggoda dan mendekati keduanya, Boreas dan Pan.




Suatu hari, Boreas menanyakan kepada Pitys, apa yang sebenarnya terjadi antara ia dan Pan. Jawaban Pitys membuat Boreas tidak suka, maka bertengkarlah mereka. Dalam pertengkaran tersebut, Boreas merenggut kaki Pitys dan melemparkannya ke tebing batu. Dalam sekejap, Pitys berubah menjadi pohon pinus. Resin yang menetes dari pohon pinus yang digores, disebut-sebut merupakan air mata Pitys yang masih menetes saat memikirkan nasibnya yang malang.

Romawi Kuno

Ciri Ciri Pohon Pinus
Sumber: quora.com
Di peradaban Romawi Kuno, pohon pinus merupakan lambang dari keperawanan dan kemurnian. Diana atau yang dalam mitologi Yunani disebut dengan Artemis, sang dewi bulan dan kesucian, dimahkotai dengan rangkaian pinus. Karena dalam Romawi Kuno, pohon pinus sangatlah sakral dan penting, seorang pujangga Romawi bernama Ovid menamakan ranting pinus sebagai potongan arbore pura, sebuah pohon yang murni. Bacchus, dewa kesuburan, digambarkan memiliki tiang yang didefinisikan oleh pada penulis Romawi sebagai tiang dari pohon pinus yang harum dan tak bisa terbakar.

Tiongkok

Di daratan Asia, pohon pinus juga dikenal sakral. Di Tiongkok, pohon pinus cedar juga disebut dengan ‘pohon kekasih yang setia’. Ini berhubungan dengan sebuah legenda yang mengisahkan tentang seorang raja yang mengirim seorang pria baik ke penjara untuk merebut istri dari pria tersebut.

Pria yang dipenjara mati dalam kesedihan dan sang istri membunuh dirinya sendiri. Meskipun jasad mereka dikuburkan jauh dari satu sama lainnya sesuai dengan titah raja, namun pohon pinus cedar tumbuh dari makam keduanya, menjulang begitu tinggi, hingga cabang-cabangnya meraih satu sama lain dan terjalin dalam satu kesatuan.

Baca juga : Cara Membuat Bonsai Pohon Pinus dengan Mudah

Amerika Utara

Suku-suku asli Amerika Utara yang berdiam di Pesisir Pasifik percaya bahwa pohon pinus yew, Taxus brevifolia, dapat menganugerahkan kekuatannya kepada manusia. Kekuatan ini digunakan pada saat suku-suku ini membutuhkan. Di suku Swinomish, pemuda-pemuda mereka menggosok badan mereka dengan cabang atau batang pohon pinus yew yang telah dihaluskan, untuk menambah kekuatan.

Di suku Chehalis, yang digunakan adalah daun dari pohon pinus yew. Dedaunan dari pohon pinus ini dilumatkan dan dilarutkan ke dalam air mandi yang digunakan oleh orang-orang lanjut usia dan anak-anak kecil. Ini dipercaya memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan.

Amerika Tengah





Berbeda lagi di Meksiko dan kawasan Amerika Tengah. Di kawasan ini, pohon pinus disembah oleh suku-suku asli, bahkan jauh sebelum bangsa Spanyol datang menjajah. Suku Aztec menganggap pohon pinus teocote sebagai pohon pinus dari para dewa. Mereka membakar resin yang harum sebagai persembahan atau sesaji di kuil-kuil.

Prosesi ini merupakan hak istimewa yang hanya boleh dilakukan oleh para raja dan pemuka agama. Sedangkan di Guatemala, beberapa anggota suku Maya melarang penebangan pohon pinus karena pohon pinus juga mereka anggap sebagai makhluk hidup.

Itulah sejarah pohon pinus dalam mitologi dunia. Semoga bermanfaat!

Baca juga :


Belum ada Komentar untuk "Mengenal Pohon Pinus dalam Mitologi Dunia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel