Artikel Pilihan

Catatan Hasil Ekspor Pohon Porang dan Kisah Sukses Petani Porang

Ciri Ciri Tanaman Porang

Ekspor pohon porang atau umbi porang mengalami kemajuan yang signifikan dan telah menorehkan keuntungan besar. Komoditi ekspor yang mulai banyak diminati ini telah menembus berbagai negara diantaranya Jepang, China, Taiwan dan Korea. Pemerintah turut membantu dan menjadi fasilitator dalam budidaya dan pengembangan usaha tani.

Sementara masyarakat atau pemilik lahan pribadi terus memajukan sektor pertanian terhadap umbi porang tersebut. Melalui pengalaman para pelaku usaha dan petani sukses yang berhasil membangkitkan kondisi ekonominya saling berbagi cerita ilmu dan pengalaman tentang budidaya dan bisnis umbi porang.

Catatan Hasil Ekspor Pohon Porang atau Umbi Porang

Berdasarkan yang diinformasikan dari Badan Karantina Pertanian menyebutkan bahwa ekspor porang di tahun 2018 mencapai total 254 ton dengan harga ekspor menyentuh Rp11,31 miliar. Kemudian di tahun 2019 total ekspor per Januari mencapai total 509 ton termasuk jumlah umbi porang yang dihasilkan dari Provinsi Jawa Tengah yang diekspor ke China.




Jumlah ekspor dan nilai ekonomi terhadap komoditi porang aktif mengalami peningkatan yang signifikan sejak pertama kali dibuka hingga di tahun 2019. Tercatat per bulan Oktober 2020, umbi porang yang telah diekspor berjumlah 11,3 ribu ton dengan nominal Rp226,4 miliar setelah sebelumnya di tahun 2018 totalnya adalah 11 ribu ton dengan nilai Rp220 miliar.

Baca juga : Perbedaan Porang dan Suweg Serta Tanaman Lain yang Serupa

Mentan mengimbau kepada petani dan eksportir muda untuk turut berperan dan memaksimalkan peluang ekspor porang yang kian melonjak. Potensi yang telah dipegang oleh negara ini di pasar dunia harus tetap dipertahankan baik secara kualitas maupun peningkatan kuantitas.

Masyarakat diharapkan berperan aktif dalam merespon langkah pemerintah dan dipersilakan menanyakan bagaimana metode yang harus dilakukan untuk mampu mencapai kualitas ekspor yang baik.

Kisah Sukses Petani Porang

Menukil sebuah kisah sukses seorang petani yang dulunya bekerja sebagai pemulung dan berhasil mengubah nasibnya yang merana menjadi bergelimang laba. Paidi adalah warga Desa Kepel, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun semula merupakan warga biasa yang bekerja sebagai pemulung.
Ciri Ciri Tanaman Porang
Sumber: google.com
Namun sejak tahun 2017, Paidi mulai menggeluti usaha umbi porang yang dikenalkan oleh seorang temannya di Desa Klangon, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Melalui temannya tersebut, Paidi mulai mengenal porang yang kala itu mulai dibudidayakan oleh warga setempat. Sehingga ia pun segera mempelajari tentang porang melalui internet.

Menggunakan Metode Tanam Modern Tanpa Pohon Naungan

Pada metode awal yang digunakan sebagai syarat penanaman porang adalah dengan membutuhkan tanaman penaung bagi tumbuhan porang. Namun Paidi menyulap metode lama tersebut dengan teknik modern yang lebih efektif dan efisien.
Ciri Ciri Tanaman Porang
Sumber: google.com
Ia mengatakan bahwa metode lama cenderung kurang maksimal dalam menghasilkan umbi porang serta memakan waktu yang sangat lama. Paidi juga mengklaim bahwa metode modern yang digunakannya jauh lebih efektif dan mampu menghasilkan jumlah umbi yang lebih banyak dari lahan yang tersedia.

Baca juga : Tanaman Porang Liar dan Media Pertumbuhannya

Sementara itu tingginya permintaan di pasar internasional tidak dapat terpenuhi dengan cukup jika hanya mengandalkan proses penanaman lama yang membutuhkan pohon penaung. Oleh sebab itu, ia mempresentasikan langkah baru dan mengajak banyak petani lain untuk bergabung dan membudidayakan porang dengan cara terbaik sehingga mampu memenuhi permintaan dan muncul di pasaran.

Metode yang Dinilai Mudah dan Dapat Dilakukan oleh Semua Orang

Paidi juga menilai bahwa budidaya dan pengembangan usaha sektor pertanian dari umbi porang ini cukup mudah dan dapat diaplikasikan oleh semua orang. Langkah-langkah yang mudah tersebut sudah semestinya dimaksimalkan oleh seluruh pihak untuk mengentaskan ekonomi yang terpuruk. Terbukti dengan pengalaman dirinya yang kini berhasil meraup untung hingga milyaran rupiah dari bisnis umbi porang.

Juara Lomba Desa Jawa Timur dari Budidaya dan Hasil Ekspor Porang





Berkat sektor pertanian yang didominasi keberhasilan porang dan nilai ekspor pohon porang, Desa asal Paidi sukses meraih Juara Keempat dalam Lomba Desa se-Jawa Timur. Melalui usaha yang awal kali dibangun olehnya ini juga telah banyak membantu para petani dan mengangkat perekonomian desa dan daerah tersebut.

Bermula dari sini pula Kota Madiun terus melebarkan sayap pada budidaya dan industri porang di berbagai desa dan kecamatan lain yang memiliki potensi geografis yang cocok pagi pertumbuhan porang.

Baca Juga :




Belum ada Komentar untuk "Catatan Hasil Ekspor Pohon Porang dan Kisah Sukses Petani Porang"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel