Artikel Pilihan

Cara Memelihara Kebun Pohon Pinang Bagi Pemula

Dalam melakukan pembudidayaan pohon pinang, perlu dipelajari pula cara-cara memelihara tanaman tersebut. Pemeliharaan ini tentunya dilakukan dengan harapan mendapatkan hasil yang optimal.

Ada beberapa tahapan yang dapat dilakukan dalam memelihara pohon pinang pada suatu lahan perkebunan. Adapun langkah-langkar pemeliharaan pohon pinang tersebut adalah sebagai berikut:

1. Melakukan Penyulaman Tanaman

Penyulaman tanaman adalah tahap pemeliharaan tanaman dimana para petani memperbaiki bibit tanaman yang rusak akibat kelalaian yang ditimbulkannya. Kelalaian yang dimaksud misalnya adanya bibit yang sangat rentan hama dan penyakit serta bibit yang mati ketika di tanam pada polybag.

Proses penyulaman ini biasanya dilakukan ketika bibit tanaman baru ditanam beberapa hari dan telah diketahui akan mati disebabkan oleh hama atau penyakit. Penyulaman tanaman dilakukan dengan menyisipkan dan mengganti bibit tanaman yang rusak atau mati tersebut dengan yang baru.

ciri ciri pohon pinang

2. Pemupukan Tanaman

Proses pemupukan pohon pinang dilakukan 2 kali per tahun (awal musim penghujan dan akhir musim penghujan). Pupuk yang digunakan dapat berupa pupuk organik maupun pupuk anorganik. Banyaknya pemberian pupuk berbeda-beda untuk masing-masing jenisnya. Perbedaan jumlah pemberian pupuk juga berbeda pada setiap umur tanaman.

Untuk pohon pinang yang berumur diatas 4 tahun atau pada saat pohon pinang mulai berbunga, maka pupuk yang diberikan adalah sebanyak 12 kg kompos atau pupuk kandang/ pohon dalam 1 tahun. Sementara itu untuk pupuk anorganik menggunakan 100 gr Nitrogen, 40 gr P2O5 dan 140 gr K2O. Jumlah ini setara dengan pemberian 220 gr Urea, 80 gr TSP dan 240 KCL.

Untuk tanaman yang berumur 1-3 tahun (bibit pohon pinang yang baru dipindah ke lapangan), jumlah pupuk yang digunakan pada masing-masing pupuk adalah 25%, 50% dan 75% dari jumlah pupuk sebelumnya.
ciri ciri pohon pinang
Sumber: benih pertiwi.co.id

3. Pengendalian Gulma

Tahap ketiga dari pemeliharaan tanaman adalah menghilangkan gulma atau menyiangi gulma. Tindakan ini dilakukan untuk menghindarkan bibit tanaman dari gulma yang mengganggu.

Usahakanlah disekitar batang pohon pinang yang memiliki diameter 0.5-2,0 m tidak ada gulma yang tumbuh. Untuk mengendalikan pertumbuhan gulma dapat dilakukan setiap 2 bulan sekali, tergantung kondisi gulma di lapangan. Ada 2 cara mengendalikan pertumbuhan gulma di lapangan, yaitu

a. Strip weeding

Cara mengendalikan gulma yang pertama adalah dengan menggunakan teknik strip weeding. Strip weeding merupakan cara menghilangkan gulma pada lahan pertanian atau perkebunan dengan membersihkan di sepanjang barisan tanaman pohon pinang hingga benar benar bersih. Lebar lahan yang dibersihkan cukup 1 meter.

Alat-alat yang digunakan adalah cangkul, tajak dan sabit. Selain secara mekanis, membersihkan gulma juga dapat menggunakan senyawa kimia. Penghilangan gulma dengan cara ini dilakukan mencapai 5 kali/tahun secara berulang. Sementara itu untuk pohon pinang yang baru berumur 1-4 tahun, intensitas pembersihan cukup 2x per tahun.

b. Strip spraying

Proses pengendalian gulma dengan cara kedua adalah Strip spraying. Strip spraying merupakan teknik pengendalian gulma dengan cara menyemprotkan senyawa herbisida di sepanjang baris tanaman pohon pinang. Herbisida yang digunakan seperti gliphospat 480 gr/L.

Jenis herbisida lain yang dapat digunakan untuk pengendalian hama dengan cara ini adalah Paracol dan Gramozone. Pemberian herbisida Paracol sebanyak 1,2 – 1,5 L/400 L air dalam 1 hektar lahan. Sementara itu untuk herbisisa jenis Gramozone menggunakan konsentrasi sebanyak 1,2 – 1,5 L/400 l air dalam 1 hektar lahan.

Baca Juga :

Penyemprotan ini dilakukan untuk tanaman pohon pinang yang sudah berusia > 1 tahun. Untuk pohon pinang yang berusia 2-3 tahun penyemprotan herbisida dilakukan 2x dalam 1 tahun. Pengendalian gulma cukup menggunakan lahan 1,5 m dengan masing-masing blok selebar 75 cm dari kanan dan kiri batang pohon pinang memanjang sesuai baris pohon.
ciri ciri pohon pinang
Sumber: infocahtani.blogspot.com

c. Ring weeding

Cara ketiga membersihkan gulma pada kebun pohon pinang adalah Ring Weeding, yaitu membersihkan gulma yang terdapat di sekeliling pohon pinang pada radius 75-150 cm. Jarak pembersihan ini tergantung dari ukuran pohon pinang yang tumbuh di lahan tersebut. Pembersihan dengan cara ini dapat dilakukan secara mekanis maupun kimia dan dilakukan minimal 3 kali dalam setahun sebelum proses pemupukan.




4. Pengairan

Tahap terakhir dalam pemeliharaan pohon pinang pada suatu lahan perkebunan adalah melakukan pengairan. Hal tersebut penting dilakukan mengingat pohon pinang sangat peka terhadap kondisi kering. Proses pengairan dilakukan di daerah-daerah penanaman pohon pinang yang memiliki musim kemarau yang panjang. Pohon pinang perlu diberi pengairan 4-7 hari sekali.

Itulah ulasan mengenai tahapan cara memelihara kebun pohon pinang untuk pemula. Semoga bermanfaat ya.

Baca Juga :


Belum ada Komentar untuk "Cara Memelihara Kebun Pohon Pinang Bagi Pemula"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel