Artikel Pilihan

Cara Mengairi Tanaman Bonsai dengan Baik dan Benar

Ciri Ciri Tanaman Bonsai

Banyak orang yang menyangka jika mengairi atau menyiram Bonsai adalah kegiatan yang sangat mudah. Faktanya, para ahli Bonsai di Negara Jepang mengatakan jika diperlukan waktu setidaknya 3 tahun untuk belajar mengairi Bonsai dengan cara yang benar.

Banyak sekali efek yang akan muncul jika pengairan ini salah dalam perhitungan. Lalu, bagaimana cara mengairi tanaman Bonsai yang baik dan benar? Berikut penjelasannya

1. Melakukan Manajemen Waktu

Ciri Ciri Tanaman Bonsai
Sumber: belajarbonsai.com
Tanaman Bonsai Serut dan lainnya memang perlu adanya pengairan dengan memperhatikan manajemen waktu. Waktu yang sangat baik untuk melakukan penyiraman adalah pagi hari. Hal ini disebabkan karena pada pagi hari, akar mampu untuk menyerap air dengan daya tampung yang sangat besar.




Baca juga : Kenapa Harga Bonsai Beringin Bisa Mencapai Miliaran Rupiah?

Selain itu, pupuk kompos akan mudah bersatu bersama air sehingga dapat menyebabkan tanaman Bonsai semakin subur. Tidak disarankan untuk melakukan pengairan pada Bonsai saat siang hari. Namun, semuanya tergantung pada situasi dan kondisi lingkungan Anda. Jika Anda melihat Bonsai sangat kering dan memerlukan air maka Anda bisa melakukan pengairan pada siang hari.

2. Memberikan Pupuk Kompos

Cara yang kedua adalah memberikan pupuk kompos pada Tanaman Bonsai. Kompos dapat dijadikan sebagai acuan waktu dalam pengairan. Kompos dapat memberikan dorongan untuk tanaman Bonsai agar berkembang dengan baik. Di saat kompos ini sudah terlihat mengering maka Anda harus menyiramkan air ke dalam tempat penanaman.

Dari sana, kompos akan basah dan akan membawa dampak positif untuk Tanaman Bonsai. Untuk waktu pemberian kompos tidak ditentukan secara khusus. Anda bisa melihatnya sendiri di tempat penanaman apakah tanaman tersebut sedang kekurangan kompos atau tidak. Jika dirasa masih tersedia maka jangan berikan kompos yang terlalu berlebihan.

3. Melakukan Peredaman Bonsai

Proses yang satu ini sangatlah unik dan tidak diberlakukan untuk Bonsai yang sedang sehat. Teknik peredaman ini meliputi pencelupan tanaman pada air yang sudah disediakan. Jika Anda mendapatkan Tanaman Bonsai Serut yang sedang sakit maka bisa melakukan teknik perendaman pencelupan ini.

Hal ini bertujuan agar kompos dapat menyatu dengan air dan nantinya akan membentuk organik rendah. Selain melakukan peredaman, Anda bisa melakukan teknik pemberian lubang untuk masalah yang sedang diderita olah Tanaman Bonsai Anda. Teknik pemberian lubang pada pot ini bertujuan agar memastikan keadaan air bisa masuk hingga kebagian bawah tanah Bonsai.

Baca juga : Cara Membuat Bonsai Pohon Pinus dengan Mudah

Dampak Negatif Kesalahan Pengairan Tanaman Bonsai

Melakukan pengairan memang dianggap sangat mudah sehingga tidak banyak orang yang memiliki perhatian kepada teknik tersebut. Ternyata, banyak sekali dampak negatif akibat kesalahan melakukan pengairan atau penyiraman pada Bonsai, yiatu :

1. Akan Terjadi Kerusakan Bagian Daun

Sebagai contoh, Tanaman Bonsai Serut memiliki bentuk daun yang kecil dan berwarna hijau berkilau. Jangan pernah lupa menyiram Tanaman Bonsai sesuai dengan aturan pengairan. Keterlambatan ini akan menyebabkan proses osmosis terbalik tidak bisa bekerja dengan baik. Dampaknya adalah daun yang ada pada Tanaman Bonsai akan kekurangan air dan terjadilah pengguguran daun.

2. Akan Terjadi kerusakan Bagian Cabang Ranting

Selain daun, ranting Tanaman Bonsai juga dapat mengalami kerusakan. Keterlambatan pemberian air dan pupuk akan menyebabkan ranting akan pecah. Jika Anda perhatikan, Tanaman Bonsai yang sedang kekurangan air maka rantingnya akan mengalami kerapuhan dan akhirnya akan rusak (pecah). Dari sini, pemberian air memang sangat diperlukan.

Pemberian air tidak harus dilakukan setiap hari. Terdapat perhitungan yang sudah menjadi patokan untuk hal tersebut. Namun, kembali lagi dengan situasi lingkungan di sekitar Anda. Jika dirasa Tanaman Bonsai membutuhkan air dan terlihat sangat kering Anda bisa menyiramkan air kepada tanaman tersebut.

3. Kematian pada Bonsai

Hal yang paling sering terjadi adalah kematian pada Bonsai. Kesalahan teknik pengairan dapat menyebabkan Tanaman Bonsai mati dengan tidak memperhatikan usia pembonsaiannya. Dalam hal ini penanam Bonsai pasti akan merasakan kerugian baik itu untuk tenaga, waktu, dan uang.




Untuk itu, terapkan semua tahapan diatas untuk menghindari hal tersebut. Demikianlah penjelasan mengenai Cara Mengairi Tanaman Bonsai dengan Baik dan Benar. Perhatikan cara dan waktu pengairan yang akan diterapkan dalam penanaman Tanaman Bonsai.

Pemberian pupuk kompos juga harus dilakukan mengingat proses tumbuhnya sebuah tanaman haruslah disertai dengan nutrisi yang cukup. Dengan memperhatikan cara pengairan dan penyiraman diatas dengan benar, maka dapat dipastikan Anda akan mendapatkan hasil Tanaman Bonsai yang sangat memuaskan.

Baca Juga :


Belum ada Komentar untuk "Cara Mengairi Tanaman Bonsai dengan Baik dan Benar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel