Artikel Pilihan

Pohon Bidara, Wujudnya Seperti Apa Sih

Ciri Ciri Pohon Bidara

Pohon Bidara adalah sejenis pohon kecil yang menghasilkan buah dan tumbuh di daerah kering. Pohon ini juga dikenal dengan nama Widara atau Dara. Sebutan pohon di negara ini, antara lain: jujub, bidara, epal siam, putrea, manzanitas, than, ma tan, tao nhuc, dan tao.

Untuk bahasa inggrisnya, bisa dikenal dengan indian jujube, Chinese apple, jujube, dan Jujubier (dalam bahasa Prancis). Pohon bidara pas kecil biasanya bengkok, mempunyai tinggi hingga 15 m dan gemang batang sampai 40 cm.

Cabang-cabang menyebar dan acap menjuntai dengan ranting-ranting yang tumbuh simpang siur. Selain itu juga memiliki rambut pendek. Pohon bidara selalu hijau atau semi menggugurkan daun. Daun-daun penumpu di pohon ini berupa duri, lurus, maupun sendirian.



Karakteristik Daun Pohon Bidara

Daun-daun tersebut berbentuk pasangan dimorfis yang mana daun kedua lebih pendek dan kadang-kadang tidak memiliki duri. Daun-daun tunggal letaknya berseling, mempunyai helai daun bundar telur menjorong, sedikit menggigit atau bertepi rata.
Ciri Ciri Pohon Bidara
Sumber: bukalapak.com
Tiga tulang daun utama tampak jelas membujur sejajar dan bertangkai pendek mulai dari 8-15 mm. Perbungaan dari pohon ini berbentuk payung dengan panjang 1-2 cm, memiliki 7-20 kuntum. Bunga-bunga tersebut berukuran kecil, memiliki garis tengah antara 2-3 mm, dan warna kekuningan.

Selain itu juga, daunnya sedikit harum dengan tangkai 3-8 mm, kelopak berbentuk delta (menyetiga), memiliki rambut di luar, gundul di sisi dalam yang terdapat mahkota 5, dan cekung melengkung. Buah batu berbentuk bulat, kulitnya halus atau kasar, banyak sari buah yang masam hingga manis rasanya.

Kandungan Pohon Bidara

Kandungan yang ada di dalam pohon bidara, antara lain: nutrisi 3,5 oz per 100 gram, memiliki energi sebesar 24,76 kJ, memiliki karbohidrat sebesar 17 gram, gula sebesar 5,4-10,5 gram, serat pangan 0,60 gram, lemak sebesar 0,07 gram, protein sebesar 0,8 gram, dan air sebesar 81,6-83,0 gram.

Memiliki kandungan tiamin sebesar 0,02-0,024 mg, ribovlafin sebesar 0,02-0,038 mg, niasin sebesar 0,7-0,873 mg, kalsium sebesar 25,6 mg, besi sebesar 0,76-1,8 mg, dan fosfor sebesar 26,8 mg.

Kegunaan Pohon Bidara

Buah pohon bidara bisa dijadikan sebagai buah segar yang bisa dimakan langsung atau bisa dijadikan sebagai minuman segar. Buah ini bisa dikeringkan untuk dijadikan manisan atau disetup. Buah ini enak jika dimakan dengan garam atau diolah menjadi rujak.

Buah dari pohon ini kecil-kecil dan sedikit pahit rasanya. Tetapi kalau bisa diolah dengan baik dan benar bisa dan tidak pahit rasanya. Buah pohon bidara mengandung karoten, vitamin A, vitamin C, dan lemak.
Ciri Ciri Pohon Bidara
Sumber: rumahtanaman.com
Untuk daun dari pohon ini bisa digunakan sebagai sayuran. Untuk daun yang tua bisa sebagai pakan ternak. Rebusan daunnya bisa dijadikan sebagai jamu. Daun ini akan membusa jika diremas dengan air (seperti sabun). Selain itu bisa digunakan untuk memandikan orang yang sakit demam.

Akar dari pohon ini juga berkhasiat untuk obat, membantu pencernaan, dan sebagai obat luka. Kulit kayu dari pohon ini digunakan untuk obat sakit perut, sebagai tonikum, obat penyakit lambung, dan usus.

Kulit akar yang dicampur dengan sedikit pucuk bisa mengatasi kencing yang nyeri dan berdarah. Kayu dari pohon bidara bisa dijadikan sebagai kayu bakar yang kualitasnya baik. Nilai kalori dalam kayu pohon ini adalah 4.900 kkal/kg. Sehingga kayu ini baik dijadikan sebagai arang.

Ranting-ranting yang menjuntai mudah dipangkas dan dipanen sebagai kayu bakar. Kulit kayu dan buah bidara menghasilkan bahan pewarna, seperti warna coklat atau keabuan dalam air. Kualitas dari pohon ini lebih baik saat lingkungannya panas, dan mendapatkan banyak paparan sinar matahari.

Pohon bidara bisa berkembang luas dalam curah hujan antara 300-500 mm per tahun. Untuk kepentingan perdagangan, pohon ini bisa dikembangkan hingga mencapai ketinggian 1.000 mdpl (jika di atas ketinggian ini pertumbuhannya kurang baik).



Pohon ini tahan iklim kering, mudah beradaptasi di lahan yang kurang terurus. Bisa tumbuh di tepi jalan dan cocok dengan beberapa jenis tanah berikut: tanah hitam, laterit, tanah berpasir, tanah liat, dan tanah alluvial.

Nah, itulah penjelasan secara singkat tentang Pohon Bidara dan wujudnya seperti apa. Semoga bermanfaat.

Belum ada Komentar untuk "Pohon Bidara, Wujudnya Seperti Apa Sih"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel